Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara menemukan Dokter kesuburan yang tepat untuk menangani pasangan yang belum HAMIL



Banyak yang tanya "Ngapain sih, Nis. Sibuk-sibuk bantuin tugas suami ? Emang enggak bisa duduk manis nunggu suami pulang bawa duit?!" Biasanya Nis jawab dengan senyum. Tapi kali ini, di sini, Nis mau jelasin panjang lebar. 

Nis admin sekaligus konten kreator Instagram dan Chanel youtube Dokter Indra Nurzam Chalik Anwar, Sp.OG. Nis juga bantu nulis testimoni-testimoni pasien yang berhasil hamil dengan program berbantu (inseminasi dan bayi tabung) dibawah supervisi dokter Indra, Tugas Nisa tugas yang lain adalah membantu suami adalah handle telekonsultasi di Halodoc. 

Dalam melakukan tugas-tugas itu, Nis bemuin banyak banget pasien infertil yang merasa sudah mencari pertolongan dengan cepat dan merasa berada pada tangan yang tepat. Tapi pengobatan yang didapat, tidak sungguh-sungguh atau tidak tepat. Sehingga waktu pasien terbuang percuma, begitu juga biaya. Selama bertahun-tahun, dinyatakan baik-baik saja  melaui pemeriksaan USG Transvaginal, tiap haid diminta kontrol -pulang kontrol dapat vitamin. Tapi tidak juga kunjung hamil. 
Hal serupa juga terjadi pada beberapa pasien yang telah berhasil memiliki anak dari hasil program hamil berbantu. Yang kebetulan bisa berbagi cerita dengan Nisa. Mereka cendrung shopping orang yang tepat. hingga akhirnya, keberuntungan membawa mereka bertemu pada orang yang tepat. 

Sehingga seringnya, saat telah bertemu orang yang betul-betul tepat, saat masuk program hamil berbantu seperti inseminasi atau bayi tabung sudah masuk pada saat yang tidak lagi ideal baik dari disi usi maupun sel telur. 

Seperti yang kita tau,  sel telur perempuan diaktifkan pada saat perempuan mendapat haid pertamanya, dikeluarkan setiap bulan melalui haid (maka haid tidak teratur artinya sel telur tidak tumbuh). Sel telur akan berkurang seiring berjalannya waktu dan akan habis pada saat menopose. Maka, Jangan buang waktu. 

Jika sudah melakukan hubungan seksual secara teratur selama 12 bulan, tanpa alat pengaman kehamilan tapi belum juga hamil, maka harus segera mencari pertolongan. Atau jika usia istri sudah diatas 30 tahun, tidak perlu menunggu hingga 12 bulan. Harus secepatnya memeriksakan diri. 

Mencari pertolongan yang tepat, pada orang yang tepat pula juga tergantung nasib. Karena tidak semua yang dianggap tepat menguasai bidangnya dengan cakap. Ada yang melakukan pengobatan hanya berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya saja. Klo pasien beruntung, bisa segera dirujuk dengan cepat ke orang yang dianggap lebih tepat. 

Tapi sistem rujukan di negara api tidak begitu berjalan dengan baik, walaupun dirinya tau, dia tidak sepenuhnya cakap menangani. Dalam hal ini, bisa pasiennya yang naik kelas -dalam arti mendapat penanganan yang lebih baik. Atau yang menanganinya yang naik kelas - mencari pengetahuan / pengalaman yang lebih tinggi sehingga dapat menangani pasien lebih baik. Tapi seringnya, Orang yang dianggap tepat, tetap ditempat -tidak menambah pengetahuan dan pemgalamannya dibidang tersebut. Pasiennya juga tidak dirujuk. Yang banyak terjadi, Pasiennya yang berpindah-pindah sampai beruntung bertemu orang yang betul-betul tepat, yang cakap secara ilmu dan pengetahuan...yang dapat membantunya. 

Lalu, Bagaimana cara menemukan Penolong yang betul-betul tepat ?

1. Kamu datang untuk mencari tau kenapa belum hamil?
Beliau harus memberi tau alasannya. dengan melakukan upaya penegakan diagnosa berupa menempuh beberapa pemeriksaan penunjang seperti Pengecekan Hormon suami istri (Amh, LH, Estradiol, Prolaktin, FSH), Analisa sperma suami -bukan cuma istri yang cek loh ya, karena pasangan suami istri adalah pasangan biologis. Harus dicek keduanya untuk memiliki anak, pengecekan rongga rahim dan pengecekan rongga perut apakah ada yang bisa dikoreksi untuk menaikan peluang hamil? 

2. Dari poin 1, Beliau sehatusnya mampu menjelaskan rencana kerjanya "Apakah masih bisa hamil alami, atau hamil dengan Inseminasi atau harus bayi tabung ?" Artinya tidak langsung mengobati. Kalau langsung mengobati tanpa tegakannya diagnosa, berarti beliau tidak tau masaahnya. Bagaimana mau membantu ? Jadi bukan cuma pasien disuruh datang pada saat haid...lalu dikasih vitamin...begitu terus sampai pasien bosen karena tidak kunjung hamil lalu pindah cari dokter lain. 

3. Pengobatan kesuburan maksimal 1 tahun. Solusinya berdasarkan pemeriksaan pada poin 1. Yang tentunya tiap pasangan berbeda masalah dan berbeda pula penanganannya. Jika dalam waktu 1 tahun belum hamil, seharusnya sudah masuk ke program bayi tabung. 

Pengobatan kesuburan itu mahal sekali. Di Indonesia bahkan tidak di cover asuransi. Maka, pejuang buah hati wajib mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai siapa orang yang betul-betul tepat dan bisa dipercaya secara mumpuni dalam ilmu serta pengalaman, mengenai tindakan apa saja yang akan didapat dll. 

Ini penting. Untuk mengantisipasi waktu dan biaya yang terbuang percuma. Jika sudah menemukan orang yg tepat dan masih gagal, terus usaha dan doa. Karena punya anak sepenuhnya kehendak Tuhan. 

Menulis adalah cara saya berbagi dan berdakwah

Suatu pagi yang cerah, 
Bekasi, 30 Maret 2021


Posting Komentar untuk " Cara menemukan Dokter kesuburan yang tepat untuk menangani pasangan yang belum HAMIL"

Berlangganan via Email