Tugasmu hanya menyampaikan, Bukan merubah oranglain

Waktu menulis ini, Nis lagi merasa kok kayaknya makhluk hina dan penuh dosa 😭yang tiap hari kudu di ceramahin via wa (melalui tayangan Youtube, ceramah berisi ayat dsb) sama temen lama, temen yang tiba-tiba dateng setelah bertahun-tahun enggak pernah ketemu, enggak tau no hpnya, enggak pernah kontak lagi. 

Dia dulu pernah pake jilbab, lepas karena kecewa dengan temen kerjanya yang berjilbab panjang terus nikah dan pake jilbab lagi. Sekarang jilbabnya syar'i. Well, Nis turut berbahagia sama hidupnya sekarang. 

Waktu dia lepas jilbab, nis masih berjilbab. Nis cuma diem aja dengan takjim mendengarkan curahan hatinya mengenai alasan dia lepas jilbab, yang sebagian besar isinya pembelaan diri. Nis enggak tertarik buat sekedar bertanya. Apalagi membuat dia pake jilbab lagi. Dia perempuan dewasa yang cerdas dan bisa berpikir loh...

Belakangan, atasnama hanya mengingatkan dia nelpon setiap hari (anehnya, dia ga pernah tanya loh latar belakang keputusan nisa lepas jilbab) kirim ceramah dalam bentuk tayangan youtube dan tulisan puanjang berisi ayat-ayat di WA, no offence gue liat aja kagak!  

...dan sore ini, setelah terganggu sekian lama, ketika dia tanya "Apa nisa mau pake jilbab lagi atau tidak ?" Nis jawab Enggak. 

"Mohon berikan nisa space untuk nyaman dengan apa yang sudah nis putuskan. Kamu pernah ada di posisi seperti ini. Doakan nisa untuk bisa menjadi baik seperti kamu tanpa menggugat hidup seseorang" tulis nis dalam wa balasan

Lalu senyap.

Kenapa sih orang yang udah "baik" selalu berusaha mengajak orang lain dengan cara-cara yang.....tanpa dia sadari, hal itu membuat tidak nyaman dan cendrung membuat resisten. Kreatip dikit kek !




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Percobaan Telur Melayang di Air Garam

Pengalaman Kursus Matematika Kumon