Dear Calon Pemimpin Indramayu

"Dokter kemarin dari Indramayu ?" Tanya pasien bayi tabung asal Cirebon di dalam sesi konsultasi kesuburan Papinya Hanim

"Iya" jawab papinya Hanim. 

"Kayaknya dokter sering ke Indramayu ya ? Apa orang sana, Dok?" Tanya pasien lagi

"Iya" jawab papinya hanim lagi

"Ah masa sih dok ?" Tanya pasien penuh heran. Mungkin dalam benaknya, tidak mungkin ada orang Indramayu berparas Indo, berprofesi dokter kandungan yang cakap menangani kesuburan. 

"Istri saya, Ibunya orang sana" jawab papi hanim yang di sambutan anggukan pasien

*

Indramayu dikenal sebagai pemasok pelacur dan buruh kasar sampai ke Luar Negri. Parameter moral sedemikian ambigu. kemiskinan dan kebodohan seolah menjadi mata rantai yang terus mengutuk kota dan generasinya. Banyak sudah orang pandai yang bertahtah di kursi kepemimpinan kabupaten itu, tapi hasilnya nisbi. 

Papinya Hanim tidak pernah habis pikir, kenapa Nisa bisa dengan bangga mengatakan berasal dari Indramayu. Dalam tiap canda, Papinya Hanim menolak kalau Nis bilang Hanim orang Indramayu, "Enggak. Bapaknya dari Kuto Gadang -Padang" lalu dia berargumen begini "Cuma Ibumu yang berdarah Indramayu,  itupun sejak bayi dia di asuh saudaranya di Jakarta. tempat dia kemudian hidup, sekolah, kuliah, menikah, beranak pinak dan menua. Kamu juga cuma beberapa tahun pernah di sana. 

**

Semua yang Papinya Hanim bilang itu. Seharusnya, nis bilang asal Bapak kalau ditanya berasal dari mana. Tapi ikatan sejarah dan emosional dengan Indramayu sedemikian kuat, walau Nis hanya menghabiskan separuh masa sekolah dasar di sana. Nis belajar hidup di desa kecamatan bernama Gabus Wetan di Indramayu. lidah nisa sega kuning, lengkoh, pindang gombang, rumbah, sambel terasi, dongprek (tulung sebutaken maning penganan khas dermayu sejene). 

Yang Nis bisa lakuin adalah sekolah. Untuk memutus mata rantai kemiskinan dan tidak menambahkan nama nisa dalam daftar prostitusi atau buruh kasar. demikian juga nis mendidik anak-anak. Nis berharap, bisa membangun desa dengan membuka lapangan pekerjaan baru. sehingga moda perekonomian bisa berjalan dan meningkatkan kualitas hidup, pendidikan dan pola pikir. 

Nis mau kasih tau sama dunia bahwa Indramayu bukan cuma prostitusi, bukan cuma kemiskinan isinya. Bahwa ada banyak sekali putra putri daerah Indramayu yang cerdas, ada banyak potensi wisata, sumber daya alam yang bisa dikembangkan dari daerah di pesisir pantai utara Jawa itu. 

Sekarang, Nis cuma berdoa semoga ada orang waras nan cakap yang dapat memimpin Indramayu. Amin yra... 

#indramayumaju
#gabuswetan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Kursus Matematika Kumon