Mayatnya pulang ke ruah istri tua

MAYATNYA PULANG KE RUMAH ISTRI TUA

Sebut saja,  namanya Jahe. Perempuan akhir 30 an. Jahe sudah dititipkan ke pesantren di luar kota sejak sekolah dasar.  orangtuanya, seorang tuan tanah- juragan daging. Saat kuliah tingkat akhir, orangtuanya menjodohkannya dengan anak lelaki koleganya, sebut saja Laos - seorang putra juragan kendaraan, yang juga santri.

Rumah tangga Jahe dan laos terlihat harmonis. Selepas menikah,  keduanya dihujami uang,  rumah dan kendaraan oleh orangtuanya masing-masing. Mereka dikaruniai dua anak perempuan. Yang besar sudah SMA. Jahe yang seorang profesional bekerja di sebuah rumah sakit swasta di dekat rumah,  sedangkan Laos meneruskan usaha orangtuanya berjualan kendaraan.

Suatiu hari,  Laos pergi tanpa kabar. Membawa seluruh uang mereka dan mengendarai Pajero. Jahe bingung mencari kesana kemari selama berbulan-bulan. Hingga suatu hari,  keluarga Laos memberitahu bahwa Laos sudah menikah lagi dengan singel mom dari kampung sebelah. Keluarga besar Jahe murka, Jahe marah, ibunya jahe yang sudah stroke meninggal seketika saat mendengar kabar itu. Laos datang melayat,  diusir oleh keluarga besar Jahe.

Setelah berbilang bulan,  uang habis,  modal dagang habis. tidak ada lagi uang yang bisa diputar untuk usaha. Asmara yang awalnya manis dengan istri muda,  berubah seketika menjadi petaka. Laos stres. Pulang ke rumah istri tua,  malu. bertahan dengan istri muda cuma mau uang. Laos memilih mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di plafon rumah yang dia belikan untuk istri mudanya.
Istri mudanya melarikan ke rumahsakit,  lalu pulang. Oleh pihak rumahsakit,  jenazah dengan lidah terjulur itu,  dipulangkan ke alamat sesuai KTP nya. Rumah istri tuanya.

Oleh keluarganya,  Jahe dinasehati untuk sabar dan ikhlas menyemayamkan jenazah Laos di rumahnya. Biar bagaimanapun,  Laos adalah bapak dari kedua putrinya. Jahe marah ketika kedua putrinya menagisi jenazah Bapaknya,  Bapak yang sudah lama tidak dilihat mereka.

Laos,  semoga Allah menerima Engkau disisi terbaikNYA. Bagaimanapun,  kamu dan Jahe adalah sahabat terbaik yang pernah nis punya.

Alfatihaaaaaa...

0 Komentar