Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman melahirkan caesar di RSIA Bunda Jakarta

Sejak awal usia kehamilan,  Nis kontrol ke dr.  Indra Nurzam Chalik Anwar,  Sp. OG di Klinik Morula IVF Jakarta. dalam memilih dokter kandungan,  nis nyaman ketika di supervisi oleh dokter senior yang well educated,  ramah,  tidak terburu-buru dalam melakukan pemeriksaan,  antriannya tidak terlalu lama dan resep serta tindakannya rasional. diusia kandungan ke 5 dan 6 bulan,  Nis dirujuk ke Fetomaternal yaitu dr. Irvan Adenin,  Sp. OG untuk melihat apakah janin ini berkembang sempurna? Alhamdullilah semuanya baik-baik aja. Janinnya berkembang sesuai dengan usia kandungan. Setelah 9 bulan,  dengan beberapa pertimbangan dan diskusi dengan dr Indra,  akhirnya kami memutuskan untuk melakukan operasi caesar (sc). dr. Indra menyarankan Nis ditangani oleh dr. Drajat Muharam,  Sp. OG. Beliau dokter senior yang berpraktek setiap hari Senin,  Rabu dan Jumat jam 10 pagi di RSIA Bunda Jakarta. Beliau dokter yang humoris dan memiliki kesabaran serta kecakapan yang tinggi dalam melakukan operasi SC.

Kenapa Nis memilih RSIA Bunda Jakarta untuk melahirkan?
Karena Rumah Sakit ini berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk ibu dan bayi sejak tahun 1973, memiliki dokter-dokter yang mumpuni di bidangnya (rata-rata dokternya staff pengajar di FK UI), di dukung dengan teknologi canggih,  Perawatnya yang ramah dan berpengalaman,  menjalani perawatan di sini full edukasi. Bikin pasien cerdas.



Jumat, 4 Oktober 2019 Nis melakukan pendaftaran untuk penjadwalan operasi SC pada Minggu,  6 Oktober 2019



Sebelum operasi,  Nis harus bertemu dengan dr. Drajat untuk melakukan pemeriksaan akhir sebelum operasi,  melakulan pengecekan darah,  EKG dan berkonsultasi dengan dokter spesialis Anestesi yaitu dr. Zul. 
Dalam sesi konsul terakhir dengan dr Drajat,  beliau menjelaskan teknis operasi. Nis khawatir dengan perawatan dan bekas luka operasi. Beliau menjawab akan menggunakan benang terbaik yang akan dilepas seminggu setelah operasi seuingga dapat meminimalisir bekas luka operasinya. Beliau menjawab dengan sabar semua pertanyaan nis yang takut banget menghadapi operasi. 







 


Dari hasil pemeriksaan EKG,  didapat takikardi :( keluhan nis mengenai jantung berawal sejak usia kandungan memasuki 7 bulam. Setelah makan, naik tangga,  berjalan,  nis merasa sesak nafas :( sejak itu pula,  tidur nis tidak bisa berbaring. Nis tidur dengan setengah duduk dengan disangga bantal. Oleh dr. Zul,  nis dirujuk ke dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di RSU Bunda Jakarta,  dr. Adiena. 



Alhamdullilah hasil "intip echo" oleh Dr. Adiena hasilnya baik-baik aja. Beliau meng acc untuk operasi. 
Hasil pemeriksaan darah mendeteksi HB nisa 7 sedangkan untuk operasi sc hb minimal 10. dr. Drajad mengharuskan Nisa untuk transfusi darah. Allah... Apalagi ini?  Tapi ini adalah bagian dari prosedur operasi SC yang harus nis taati yang merupakan upaya keselamatan pasien. 
Setelah dilakukan pengambilan sampel darah untuk memeriksa golongan darah, sampel tsb dikirim ke PMI untuk dilakukan pemesanan darah O positif. di RSIA Bunda Jakarta,  transfusi darah dilakukan di ruang ODC (One Day Care) 


Nis dan suami yang awalnya berencana masuk ruang perawatan Bunda Suite pada sabtu,  5 Oktober 2019, akhirnya masuk lebih cepat. Jumat malam itu juga untuk transfusi darah. 



Bunda suite adalah kelas VVIP di RSIA Bunda Jakarta. tarifnya Rp. 2.700.000/ hari.  Yang membuat Nis nyaman dirawat di sini adalah bisa room in dengan adik bayi,  zuster ibu maupun zuster bayinya ramah,  sigap. Langsung datang kalau dipanggil.  Apalagi setelah operasi SC,  nis belum bisa bergerak banyak. Bantuan dan pelayanan para zuster ini menjadi kebutuhan primer. Satu hal lagi yang nis suka adalah makanannya enak dan pilihan menunya bervariatif. Baik untuk pasien maupun penunggu. 









Minggu, 6 Oktober 2019 jam 1 dini hari nis mulai puasa untuk operasi sc jam 7. Nis berusaha tidur walau dag dig dug. Jam 6 pagi nis bangun,  mandi. Zuster membersihkan kuteks dikuku dan mencukur rambut kemaluan. Lalu Nis diantar ke ruang operasi. Sampai sini, Nis pasrahkan semua pada Allah SWT.  Sesampainya diruang operasi,  Zuster di ruang operasi mulai melakukan serangkaian tindakan persiapan operasi ; skin tes antibiotik,  setelah dinyatakan aman - zuster memasukan antibiotik cair dan obat lambung. Keduanya melalui infus. 

Nis menarik nafas panjang saat dr. Said sebagai dokter Anestesi melakukan bius spinal. Bismillah,  perjuangan nis sebagai ibu dimulai saat ini. dr. Drajat operator operasi SC,  dr. Indra assisten operasi dan dr. Nana Karnaen sebagai Dokter Anak menjadi team solid yang berjasa membantu Nis melahirkan dibantu para perawat dengan skill tinggi dan alat-alat canggih,  menjamin bahwa setiap tindakan dan perawatan di RSIA Bunda aman dan nyaman untuk pasien. Operasi berjalan sekitar satu jam. Semua terbayar saat mendengar tangis bayi perempuan "Arsy Hanim Indra"


Luka operasi SC karya dr. Drajat


Nis oles pakai salep ini



Terimakasih RSIA Bunda Jakarta ; dr. Drajad Muharam,  Sp. OG, dr. Indra Nurzam Chalik Anwar,  Sp. OG (Dokter pribadi,  Sahabat,  Teman,  Partner hidup,  kekasih dan suami siaga),  dr. Nana Karnaen,  Sp. A,  dr. Zul,  Sp. An,  dr. Said,  Sp. An,  dr. Adiena,  Sp. JP,  staf pendaftaran, Para Zuster keceh Bunda suite, Kamar bayi, ODC, UGD dan OK,  sahabatku Yovi Andriani dan untuk semua pihak yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu. Terimakasih atas doa dan dukungannya :) 






Posting Komentar untuk "Pengalaman melahirkan caesar di RSIA Bunda Jakarta"