Beragama kok Nyinyir ?!

Tadi kami makan bakso dikedai dekat rumah. didekat meja kami terdapat seorang bapak dan ibu, mungkin 40 an usianya. dari bahasa tubuhnya, sepertinya mereka sedang dimabuk asmara. sambil makan, tangan lelaki merangkul pinggang yang terbungkus kaus ketat dan jeans robek bling bling serupa. si perempuan menaruh kepalanya disisi leher sang lelaki. Aku menatapnya dengan risih yang rupanya sinyal itu ditangkap oleh si ibu. buru-buru dia memperbaiki posisi duduknya.

Berawal dari basa basi, kemudian mengalirlah cerita bahwa mereka baru saja menikah. pernikahan kedua, masing-masing membawa anak dari pernikahan sebelumnya. putri si ibu baru saja lulus smk. drama dimulai saat si ibu menanyakan kk sekolah dimana ? kk menjawab apa adanya.



"Aduh kasian sekali anak kecil begini dijerumusin ke sekolah itu" katanya dengan logat sumatra yang khas , sudah ku prediksi

...Ku pegang paha kk yang duduk tepat disebalah ku saat hendak menjawab

"Sebelumnya juga agama saya itu. tapi masuk islam setelah kenal si mas. saya hijrah total dan memakai ini (katanya sambil tersenyum bangga memegang hijabnya) agama saya yang dulu itu, beuuh, ga ada bagusnya. Islam lebih bla...bla...bla...gimana sih kamu, pake jilbab kok anak disuruh masuk neraka !?" imbuhnya lagi

"Agamanya yang dulu aja tante yang dijelekin... mantan suami enggak sekalian ? Lakum dinukum walyadin aja kaliiii. sekolah saya bukan tante yang bayarin. beragama kok nyinyir!" kata kk datar dalam satu helaan nafas dengan tatapan sinis *godnees, ga pernah gue liat anak gue sejudes ini ke orang*

mas menatap kk nya dengan senyum penuh kemenangan.

Sumpaaaaaah matiiiii, emak kaget denger jawaban nih anak. biasanya, emak ngamuk klo anaknye ga sopan keorang. tapi kali ini most welcome bangeeet...

Diawali dengan Bapak yang berdiri dan berjalan menuju kasir. disusul sang pujaan hati kemudian. tanpa menoleh. walau mangkuk bakso masih belum tandas.

eh kenape deeeh orang yang baru pada begonoooh ?! amit-amit jabang bayiiiiik...

0 Komentar