Laki miskin tak tahu diri (cerita)

Tersebutlah kemangi dan timun. pasangan muda mudi yg terpaut usia 12 th ini pernah punya "cerita". Timun waktu itu berusia 30-an jatuh hati dg kemangi yang masih belasan. Timun ini mantan anak orang kaya - yg gaya, sikap dan ucapannya masih diatas sana. Bapaknya seorang pejabat teras pemda pada masanya. Diperkampungan sekitaran pinggir kali item, keluarganya lumayan terpandang. Walau hanya lulusan SMA dan pengangguran, tapi kontrakan bisa mensejahterakan hidupnya sebagai bujang. Sedang kemangi, anak SMA belasan yang masih suka senang-senang, putri seorang janda pedagang kecil yang hidup di rumah petakan kecil yang tiap bulan ditagih uang sewa oleh si empunya.
Suara-suara sumbang bermunculan menentang cerita cinta mereka. dari keluarga timun, terutama. yang membuat sakit hati ibu kemangi. "wis nduk, isih enom. Sekolah ae sing bener. De'e wis ono umur, ojo diseriusno"

Waktu berlalu. Timun tetap menjaga hub baik dengan kemangi. Dia merantau ke pesisir jawa. Kemangi selalu menjadi temannya bertukar pikiran dan berbagi kesah.

"Rumah tangga ku diujung tanduk, kemangi"

"kenapa?"

"bayangkan, dia memegang atm gaji ku. aku hanya dijatah perminggu yg ku ambil ketika aku menemuinya dirumah. Dirumah permanen yang sudah ku bangun lengkap dengan isinya dan kendaraan itu, dia tinggal dg anaknya (dari suami terdahulu) yang ku sekolahkan di sekolah negri dan ibunya yg selalu ikut campur urusan kita. Dia memonopoli semua keuangan. Baru-baru ini dia minta ganti mobil. Aku juga yg disuruh bayarin. Pas aku nolak, dia Usir aku pergi dari rumah. Rumah yang ku cicil dan ku bangun dari keringat ku. Bayangkan, kemangi"

Kemangi merasa de javu. rasanya, beberapa tahun lalu, orang yang sama pernah bercerita hal yang nyaris sama. Hanya tokoh perempuannya beda. istri pertamanya dulu seorang guru honor, penduduk asli tempatnya merantau. Berstatus gadis saat dinikahinya. ditalak karena dia kolektor tempat makan minum merk premium, istri keduanya seorang pemandu lagu karoke ditalak karena kebiasaannya kesalon setiap minggu dan yg sekarang seorang perempuan yg berprofesi sbg SPG yang dikenalnya waktu belanja baju lebaran.

"Jadi, masalahnya dimana, kak timun?"

"Kamu ga nyimak cerita aku dg baik ya. Tidakah kamu melihat aku dirugikan, kemangi?"

"Supaya apa aku menyimak cerita mu dg baik ?"

"supaya kamu belajar dari pengalaman ini, Jika kelak kamu jd istri ku. kamu tetap perempuan idaman ku. lihat fisik mu, tidak ada yang berubah dari fisik mu. Kamu tetap cantik dan makin cerdas"

"Aku mengeluarkan investasi yg tidak sedikit untuk menjaga vitalitas tubuh dan kecantikan yang kamu kagumi itu. kecerdasan yang kamu puji itu, butuh modal yang tidak sedikit. koleksi buku ku jelas tidak dibeli pake daun. Belum lagi sederet gelar yang menghiasi nama ku, hohoho tidak murah untuk dapat itu. jadi klo kamu sudah menceraikan tiga istri atas nama diporotin materi. Mikir lagi deh. Saya kirim anak saya sekolah di sekolah internasional yang bayarnya setara dolar. Makan maaf-maaf deh klo biasa-biasa aja. Saya sih gpp tinggal dirumah sederhana dan pake kereta kemana-mana. nggak main mobil. Tapi budget nyelam, surfing dan travelling kudu wajib harus ada secafa berkala"

"cukuplah gaji saya"

"excuse me, berapa gaji situ ?"

"5 juta!"

"Wow, gede banget yaaaaaaa. Enggak pernah loh saya dengar orang punya gaji segede gt. Dolar apa Euro ?"

...Telpon ditutup

langsung minum obat. Suka alergi sama laki miskin enggak tau diri !!!
Jangan bergaul dengan lelaki miskin, soalnya sakit hati sama rasanya, kalau putus cinta dengan lelaki berduit, setidaknya dulu waktu kencan makannya masih di restoran
Nsehat seorang teman ; 

0 Komentar