TUHAN itu ADIL

Bantuin Soal Bahasa Indonesia ya teman...

BUKAN kisah nyata, so no baper allowed,  no offense please!!!

"Tuhan itu ADIL"

Seorang ibu : berpendidikan tinggi, janda 2 anak yang kerjanya kula kuli keluar masuk kantor orang terima order percetakan (usaha ini masih langka di tahun 80-2000 an). Kemudian si ibu nikah lagi dengan seorang duda dan punya 1 anak lagi. Sayang,  pernikahan itu tidak berjalan mulus. Si ibu tidak tahan menghadapi sikap donjuannya sehingga dibohongi terus. Maka,  ibu memilih untuk membesarkan tiga anaknya sendiri. Tidak seadanya. Ibu menafkahi dengan layak anaknya, dan menyekolahnya hingga jenjang pendidikan Tertinggi. Si sulung sekarang tinggal dan menikah di ngeropah. Dan sibungsu bergelar huruf de kecil dan er kecil di depan namanya.

Sedangkan orang yang seharusnya dipanggil bapak, pergi begitu saja meninggalkan tanggung jawabnya dengan alasan si ibu tidak bisa melayani dengan baik (lelah seharian bekerja? Bisakah tetap melayani setelah diselingkuhi, dibohongi dan tidak di nafkahi dengan layak?)

Setelah ketiga anaknya mentas,  si ibu menikmati masa tuanya dengan santai, mengisi harinya dengan memperbanyak ibadah, makan enak,  travelling keliling dunia,  ke mall kapanpun dia mau, nonton film india kesukaannya dan melakukan hal-hal yang tidak pernah dilakukannya demi mencukupi kebutuhan anak. Si ibu  memiliki pasif income yang pasti- sekian digit yang membuatnya independen tanpa merepotkan anaknya dan melihat para cucu tumbuh.

Sedangkan si bapak,  yang pernah bekerja sebagai PNS di sebuah lembaga tinggi negara. Memiliki 8 anak dari 4 istri. Tidak ada yang kuliah selain anak yang dari si ibu, bahkan anaknya yang paling tua pernah menjadi penghuni RSJ akibat depresi dan ketergantungan obat terlarang.  Dimasa tuanya si bapak ditemani istri yang lebih muda usianya,  memiliki 2 anak lagi yang masih belum mandiri. Uang pensiunannya yang hanya 2,3 juta / bulan memaksanya terus berpikir "bagaimana besok ?" bapak tinggal di rumah yang sederhana dipinggir kota penyangga. mengisi masa pensiunnya dengan ditemani ayam,  bebek,  kolam ikan dan kebun. Bapak membanggakan istrinya yang lugu,  tidak berpendidikan tinggi namun pekerja keras. Mau membantu ekonomi keluarga dengan berjualan makanan.

Kira-kira,  Apa moral cerita yang bisa diambil dari cerita ini?

*Peer buat dikumpulin besok. Gurunya galak loh!  Sebelumnya,  Trims atas kesediaanya membantu"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Percobaan Telur Melayang di Air Garam

Pengalaman Kursus Matematika Kumon