Atrial Fibrillasi & Gagal Jantung

Selamat Malam SS!! Mimin malam ini kembali share article ke kalian mengenai kardiologi alias jantung.


Jadi sebelum kalian tidur, mimin mau dongengin nih ke kalian ttg Atrial Fibrillasi & Gagal Jantung


pada suatu masa di tahun 2008, Roy D, Talajic M, Nattel S, Wyse G, et al melakukan percobaan randomised trial multicentre  pada 1376 pasien dengan fraksi ejeksi ≤ 35 %, gejala Congestive Heart Failure (CHF), dgn riwayat Atrial Fibrillasi (AF). Pasien2 tersebut menjalani terapi kontrol ritme (682) & laju ventrikel (694). Outcome primernya berupa kejadian kardiovaskular & kematian.


Dari penelitian tersebut geng, terapi kontrol ritme nunjukin, dia gk lebih superior daripada kontrol laju dlm menurunkan tingkat kematian karena kejadian kardiovaskular (AF). Mengapa? agaknya kan hal tsb terjadi karena ada faktor2/kondisi lain yang menyertai pada pasien AF itu sendiri (mis. fungsi ventrikel memburuk, peningkatan aktivitas neurohormonal, inflamasi).

Tp kalau si AF berdiri sendiri nih, tanpa unek-unek kardiovaskular lain, si peneliti memprediksi tingkat kematian dapat diturunkan, hanya dengan terapi farmakologi (berdasarkan guideline AF terkini)


Karena itulah om & tante peneliti berkesimpulan, kontrol laju tetap jadi pilihan utama dalam mengobati AF & Gagal Jantung. Karena sebenarnya sulit menemukan kasus AF melainkan dengan kondisi kardiovaskular lain. ya ga geng?


sekian dulu kisah medicalnya. Semoga bisa menginspirasi & menambah wawasan kita di malam ini.



Sumber : OA Scientific Squad


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Kursus Matematika Kumon