Suplemen Zinc, Sebagai Terapi Diare Akut Pada Anak

 

Di negara berkembang termasuk Indonesia, penyakit Diare masih merupakan masalah kesehatan karena angka kesakitan (Morbiditas) dan angka kematian (Mortalitas) nya masih cukup tinggi, sehingga perlu penanganan yg baik.


Sebagian besar diare akan sembuh kurang dari 7 hari, sedang sekitar 5 – 10 % bisa sembuh dalam 7 – 14 hari dan hanya sekitar 5 % diare baru dapat sembuh setelah lebih dari 14 hari. Diare akut adalah buang air besar dg peningkatan frekuensi buang air besar yg cair lebih dari 4 kali perhari tanpa disertai adanya darah tapi bisa disertai dengan mual, muntah dan kadang nyeri perut atau mulas .

Ada beberapa cara penanganan diare antara lain terapi cairan untuk mencegah dehidrasi melalui oral/infus, pemberian nutrisi untuk mencegah terjadinya gangguan nutrisi , dan pemberian obat yang tepat. Pada diare akut disarankan pemberian obat yang mengandung Probiotik dan Suplementasi Zinc (Zn). Probiotik adalah kuman baik yg dapat digunakan untuk mengeliminasi kuman jahat yg menyebabkan diare, sedangkan Zinc merupakan mikronutrien yang memiliki banyak fungsi antara lain memperpendek waktu dan beratnya diare, mencegah berulangnya diare selama 2-3 bulan kedepan dan  mengembalikan nafsu makan anak. Dosis yg diberikan adalah :  untuk anak - anak dibawah umur 6 bulan sebesar  10 mg per hari dan untuk  anak di atas umur 6 bulan sebesar 20 mg  per hari.

Edukasi harus diberikan dengan lengkap agar tidak terjadi diare berulang dan yg penting harus dijelaskan bahwa tatalaksana diare tidak untuk memberhentikan diarenya tapi untuk memperbaiki mukosa usus agar dapat berfungsi sebagai Digesti dan Absorbsi . Hal ini penting agar orang tua tidak pindah ke dokter lain karena merasa diarenya tidak berhenti – berhenti. Tetap kebersihan dg cuci tangan , pemberian nutrisi seimbang  dan Imunisasi jangan dilupakan.

(Dr. Budi Purnomo, SpA(K) / RS AnakdanBundaHarapan Kita)

0 Komentar