SEKILAS TENTANG JURUSAN PENDIDIKAN DOKTER]

Menjadi seorang dokter merupakan impian banyak orang, hal ini bisa jadi karena iming-iming gaji yang bisa dibilang tinggi. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika pendidikan dokter menjadi salah satu jurusan di perguruan tinggi  dengan peminat terbanyak di Indonesia .

 


Pendidikan dokter adalah jurusan yang mendalami masalah kesehatan manusia dan bagaimana cara serta proses penyembuhannya. Jurusan ini merupakan jurusan yang mulia karena nantinya lulusan pendidikan dokter diharapkan bisa melayani masyarakat terutama dalam bidang kesehatan.
  
Dari  tahun ke tahun jurusan pendidikan dokter selalu  jadi primadona bagi para lulusan sekolah menengah atas hal ini memang pantas karena jurusan pendidikan dokter menawarkan prospek kerja dan masa depan yang cerah. Jurusan ini memang terkenal jurusan yang mahal tetapi hal ini bisa dikatakan sebanding dengan penghasilan yang bisa didapatkan kelak. Uang  yang wajib disediakan untuk mencetak seorang dokter umum sekitar Rp 100-500 juta (dengan kurang lebih RP 100 juta untuk Perguruan Tinggi Negeri dan kurang lebih 500 juta untuk Perguruan Tinggi Swasta). Apabila dilanjutkan ke jenjang Pendidikan Dokter Spesialis budgetnya kurang lebih Rp 80-120 juta untuk 4-5 tahun. Jadi  seluruh uang dibayarkan kurang iebih Rp 180-620 juta untuk rentang waktu 10-12 tahun. Jadi  hal ini bisa dikatakan sebanding jika anda pernah mendengar ada dokter spesialis yang income atau penghasilannya hingga angka Rp 75-300 juta perbulan. 

Angka pengeluaran diatas tidaklah sepenuhnya bisa menjadi patokan biaya kuliah di fakultas kedokteran karena di perkuliahan nantinya banyak disediakan beasiswa baik dari pihak universitas ataupun pihak luar universitas. Dan ada beberapa universitas yang memang biayanya tidak begitu mahal, sebagai contoh Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro pada Tahun 2013 memungut uang kuliah tunggal paling mahal 18,5 juta setiap semester dengan catatan tidak perlu lagi membayar uang gedung dan lain sebagainya. 

Jumlah fakultas kedokteran di Indonesia semakin bertambah. Sekarang ini Indonesia mempunyai 74 fakultas kedokteran baik universitas negeri maupun swasta. Jumlah dokter di Indonesia saat ini ini kurang lebih 100.000 orang, dengan jumlah kurang lebih 70.000 dokter umum serta 30.000 dokter spesialis. Jumlah dokter ini masih sangat kurang untuk melayani 250 juta penduduk negeri ini.

Berdasarkan survey yang dilakukan HESA, lulusan jurusan pendidikan dokter memang cepat dalam memperoleh pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan 99,4 persen lulusan pendidikan dokter memperoleh pekerjaan atau meneruskan studi mereka setidaknya enam bulan setelah lulus dari jurusan pendidikan dokter.

Modal Utama untuk berkarir sebagai dokter adalah mempunyai kemampuan analisis yang kuat, tekun, sabar, teliti, mempunyai daya logika yang tinggi, dan cepat dalam melakukan pengambilan keputusan. Selain itu juga harus menggemari ilmu Matematika dan IPA (fisika, kimia, biologi) dan tetntunya juga dilarang  “jijik” terhadap darah. Syarat wajib lainnya yaitu tidak buta warna. Seorang dokter yang baik harus bisa melakukan komunikasi dengan pasiennya,oleh karena itu skill komunikasi dan etika kedokteran pun dibutuhkan dalam jurusan ini.

Untuk menjadi seorang “dokter sepenuhnya” maka waktu yang ditempuh minimal 6 tahun 4 bulan dengan rincian :
- perkuliahan = 7 semester / 3,5 tahun
- koas/ profesi = 3 semester / 1,5 tahun
- UKDI + pengurusan administrasi = 4 bulan
- Dokter internship = 1 tahun

 



*klo lancar itu jugaaaaa. Lancar anksudnya, ga pake nikah dulu, ga pake ngulang mata kuliah, ga pake stagnansi


Source: Info3sma

0 Komentar