Imam Wahyudi

Namanya Imam Wahyudi, seorang Pemuda kelahiran 13 September 1978. Berasal dari Desa Tanah Bawah di Bangka.  Tidak banyak Sarjana yang memutuskan pulang ke Desa setelah menimba ilmu di tanah rantau. Tapi Pemuda hitam manis yang fasih berbicara dalam dua bahasa ; Arab dan Inggris ini melakukannya. Dia bertekad membangun Tanah kelahirannya dengan ilmu yang dia dapatkan di tanah sebrang. 



 

Imam Wahyudi merupakan Alumni Universitas Sriwijaya dan Alumni Pondok Modern Gontor 1 tahun 1999 (Blue Generation). Tak heran, Dia memiliki ritual ibadah dan kecakapan ilmu agama yang mumpuni. Dia juga penghafal Quran dan seorang Qori. 

 

Jiwa kepemimpinannya yang kuat membuat pemuda ramah nan kalem ini terjun kedunia politik praktis. Dibawah naungan Partai Demokrasi Indonesia- Perjuangan dia mengabdi untuk rakyat di tanah kelahirannya. Belakangan di ketahui, Dia bekerjasama dengan Pak Rudianto Tjen - Anggota DPR RI Komisi I - Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika


 

 

 

Sungguh terpuji sikap dan ahlak seorang santri Gontor bernama Imam Wahyudi ini. Tidak menutup kemungkinan, Dia akan menjadi salah satu pemimpin rakyat dimasa yang akan datang. 

Jika Anda mengenal Imam Wahyudi (+62 813-1062-7810),  Sampaikan salam Saya pada lelaki sholeh itu. Katakan padanya, Seorang anak tidak besar dan tumbuh dengan sendirinya. Ceramah agama tidak bisa mengenyangkan perut. Anak tetap berhak atas perhatian, kasih sayang, nafkah, pendidikan dan kehidupan yang layak. Walaupun Ayah dan Ibunya tidak lagi bersama dan dimanapun dia hidup. 

Seorang Pemimpin kinerjanya dibuktikan saat dia cakap menjadi Bapak atas darah dagingnya sendiri. Mengelak dari tanggung jawab dengan dalil-dalil agama yang dikemas sedemikian rupa dalam nafas islam menciptakan sebuah resistensi kompleks dalam sanubari seorang anak. 

Bekasi, 09 Febuari 2017

0 Komentar