Saat cinta senilai sampah !

Tersebutlah sebuah negri malam dimana kunang-kunang penduduknya. Mereka berpasangan dan bergemerlap indah...saling berjanji seiya sekata, selamanyaaa

Kunang-kunang jantan menuntut komitmen yang tinggi pada si betina. Mencari makan bukanlah alasan untuk mereka sibuk. Tapi jangan khawatir, di negri malam semuanya tersedia dengan cuma-cuma atas nama cinta.

Sebut saja makanan, tak perlu untuk membelinya. Kunang-kunang bisa mendapatkannya dengan kenyang hanya dengan menukar dengan salah paham yang banyak diantara mereka.

Tempat tinggal bisa ditukar dengan kecurigaan satu sama lain
Anak kunang-kunang bersekolah dengan ego yang tinggi sebagai biayanya. Jika mereka minta jajan, cukup diberikan argumentasi...

Apalagi, apalagi yang dibutuhkan ??? 
Masih ada cemburu, masih ada kesalahan yg bisa dicari dan dibalas...kunang-kunang akan sejahtera dengan nilai tukar itu dinegri malam.

Ah negri malam, betapa indah disana. Walau gelap dan dan dingin. Tapi karena semua berkecukupan, maka cinta tak akan pernah hilang tergerus kebutuhan.

Demikian juga dengan negri ku, disini tak perlu memikirkan apa-apa, karena nafkah bisa dibayar dengan penjelasan yang wajib dimengerti.

 

Malam Minggu, 5 Nov 2016

GIVEUP!!!

0 Komentar