29 November 2016 RS Paru Firdaus berubah menjadi RS Umum

Kabar gembira !!!

Rumahsakit khusus paru Firdaus yang beralamat di Jln. Siak J 5/14 Komplek Bea Cukai,
Sukapura, Jakarta Utara Telpon : (021) 4407322 / 4400077 Fax : (021) 4400063
Telah berubah menjadi Rumah Sakit Umum Firdaus pada 29 November 2016



Sebelum menjadi Rumahsakit Umum, Firdaus telah mengalami proses yang panjang dalam mengabdi dan melayani masyarakat. karena itu, tak heran, Bermula dari sebuah praktek dokter umum  pada tahun 1995 yang bertempat di jalan Siak No. 14  Sukapura, Jakarta Utara. Praktek dokter umum atas nama dr.Bahtiar Husain disambut dengan sangat baik oleh masyarakat sekitar karena merupakan satu-satunya praktek dokter umum di kelurahan Sukapura.  Pasien yang datang berobat pada mulanya masyarakat sekitar di dalam  yang kemudian makin lama makin dikenal sampai pasien datang berobat dari daerah yang lebih jauh di luar kompleks.

Karena kebutuhan pasien akan pelayanan kesehatan yang makin berkembang maka pada tanggal 7 April tahun 1998 beliau mengajak teman-teman dokter umum lain untuk membuka praktek dokter bersama dan pada akhirnya dibukalah ”KLINIK FIRDAUS” dengan pelayanan  Praktek Dokter Bersama 24 Jam. Dalam perjalanan dan perkembangan klinik FIRDAUS, setelah diamati dan dilakukan evaluasi tentang kebutuhan dasar pelayanan kesehatan masyarakat dan atas dasar data medik yang dievaluasi, maka diperoleh kesimpulan bahwa pasien terbanyak yang datang berobat adalah pasien PARU dimana didalamnya termasuk penyakit yang mendominasi masyarakat lapisan bawah adalah Infeksi saluran napas atas, TBC paru, Pneumonia, Penyakit Paru Obstruksi Khronik, asma dan Kanker Paru. Berdasarkan fakta dan tuntutan masyarakat akan kebutuhan pelayanan kesehatan khususnya dibidang PARU, maka arah pengembangan pelayanan kesehatan di klinik FIRDAUS lebih diarahkan ke pelayanan PARU dan menjadikan PARU sebagai layanan utama dan unggulan.

Berbarengan dengan niat dan arah pengembangan pelayanan di bidang PARU serta memberi pelayanan yang bermutu kepada masyarakat maka Klinik FIRDAUS menugaskan dr. Bahtiar Husain melanjutkan pendidikan spesialisasinya di bidang PARU di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Pada tahun 2004 dan bersamaan telah selesainya pendidikan Spesialisasi dr. Bahtiar Husain sebagai ahli paru maka Klinik FIRDAUS berubah menjadi “ Praktek Dokter Spesialis Berkelompok” dimana layanan PARU tetap menjadi layanan utama. Atas dasar pelayanan kekeluargaan dengan tidak mengesampingkan profesionalisme, klinik Spesialis FIRDAUS semakin ramai dikunjungi karena disamping ciri pelayanan kekeluargaannya juga di Jakarta Utara termasuk klinik paru satu-satunya.
Pasien Paru yang datang bukan hanya inisiatif pasien sendiri namun sebagian dari pasien tersebut rujukan dari teman sejawat praktek dokter di Jakarta, Bekasi dan Bogor dengan tingkat kegawatan yang bervariasi. Kondisi pasien yang datang / di rujuk teman sejawat ke Klinik FIRDAUS sebagian ada yang bisa dirawat jalan, sebagian membutuhkan observasi sebelum di pulangkan  misalnya pasien Asma akut berat dan sebagian yang lain memang membutuhkan rawat nginap, misalnya PPOK eksaserbasi, Pneumonia, batuk darah karena TBC atau kanker paru.

Mencermati kondisi tersebut dan dalam rangka menjawab tuntutan masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah   akan  ketersediaan  layanan  kesehatan  paru, serta dalam rangka  mendampingi  pemerintah dalam mewujudkan “ Indonesia Sehat” maka Klinik FIRDAUS bertekad mewujudkan RUMAH SAKIT dengan unggulan paru, yang segmen pasarnya lebih kepada masyarakat lapisan bawah dengan tetap mengedepankan “ Profesionalisme yang berjiwa pengabdian”RS. PARU FIRDAUS pada tanggal 28 Mei 2011.

20121104_052435

Diharapkan, setelah statusnya berubah menjadi Rumahsakit umum, Firdaus dapat lebih menjawab kebutuhan masyarakat disekitar rumahsakit pada khususnya dan berperan aktif menjalankan 4 pilar kesehatan (Promotif, Preventif, Kuratif dan Rehabilitatif) pada umumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Kursus Matematika Kumon